In Desain Grafis

Ada banyak jenis font yang biasa gunakan dalam mendesain suatu karya. Setiap font yang dipakai harus sesuai dengan tujuan dan kebutuhan dari karya itu sendiri. Selain itu, penggunaan font juga harus serasi dengan tema desain yang hendak dibuat. Biasanya Font dikelompokkan menjadi 4 yaitu Serif, San-Serif, Script, dan Decorative. Berikut adalah penjelasaannya:



1. SERIF
Jenis font ini merupakan jenis font yang mempunyai garis kecil di setiap akhir huruf. Garis kecil pada font serif ini dapat membuat mata lebih nyaman saat melihat kumpulan huruf dalam jumlah banyak.
Contohnya seperti: Times New Roman, Georgia. Berikut adalah contoh font Serif yang lainnya:

2. SAN-SERIF
Jenis Font San-Serif ini adalah kebalikan dari font Serif. Kata “San” sendiri memiliki arti tanpa atau tidak. Jenis font ini biasa digunakan oleh para profesional guna menyampaikan ide presentasi, karya tulis ilmiah atau saat menulis buku.

Ini karena desain dari san serif yang terlihat standar sehingga memberikan kesan netral pada pembacanya. Contohnya seperti: Arial, Comic Sans MS, Tahoma, Verdana. Berikut adalah contoh font San-Serif yang lainnya:

3. SCRIPT
Jenis font script adalah font yang lebih mengutamakan kesan perasaan kepada pembacanya. Jenis font ini memiliki ciri yang khas seperti tulisan manusia pada umumnya, Seperti tulisan dari kapur, tulisan calligraphy, atau bahkan tulisan anak-anak.
Contohnya jenis seperti: mistral, lucinda, monotype, script brush, dan huruf-huruf sejenisnya. Berikut adalah contoh font script yang lainnya:

4. DECORATIVE
Jenis font ini juga dikenal dengan nama font display dan font ornamental. Jenis font decorative memiliki ciri ornamental alam yang tinggi, sehingga akan sangat cocok jika digunakan sebagai tagline atau judul.
Namun, karena ornamentalnya yang tinggi jenis font ini kurang cocok jika digunakan sebagai body copy, karena akan membuat huruf-huruf yang ada saling bertabrakan atau sulit untuk dibaca. Berikut adalah contoh font Decorative :

Recent Posts

Leave a Comment

WhatsApp chat