In Website, Wordpress

Pingback WordPress adalah fitur yang memberikan pemberitahuan bahwa konten pada website Anda telah dijadikan link pada konten di website lain. Fitur ini hanya dapat bekerja jika Anda mengizinkan atau mengaktifkannya terlebih dahulu. Fitur pingback WordPress dapat Anda temukan di submenu Discussion pada menu Settings. Selain pingback, ada fitur trackback yang memiliki makna berlawanan dengan pingback.

Trackback adalah fitur yang memberi tahu website lain bahwa konten yang dimilikinya telah dijadikan link pada konten yang Anda buat di website Anda. Sama halnya dengan pingback, untuk dapat bekerja, fitur trackback ini harus diaktifkan atau diizinkan terlebih dahulu. Sepintas, kedua fitur tersebut sangat bermanfaat dan memberikan Anda banyak backlinks. Namun, ada beberapa kerugian yang Anda derita jika menggunakan kedua fitur tersebut.

Fungsi Pingback

Fungsi utama Pingback adalah memberi tahu Ada bahwa konten yang ada pada website Anda telah disebut, dibahas, atau dijadikan referensi dalam bentuk link di website lain. Melalui fitur ini Anda akan mendapatkan notifikasi segera setelah link website Anda di posting di konten website lain. Pingback hanya dapat bekerja dengan baik jika Anda dan website yang menyimpan link website Anda mengaktifkan fitur pingback dan trackback.

Informasi yang Anda dapatkan dari fitur pingback adalah anchor text dan URL dari postingan yang dipingback, judul website atau postingan konten yang dipingback, URL konten yang dipingback, dan kutipan dari konten yang dipingback. Jika digunakan dengan baik, pingback merupakan fitur yang bermanfaat bagi SEO (Search Engine Optimization). Kendati demikian, tidak sedikit orang yang merekomendasikan pingback untuk dinon-aktifkan.

Keuntungan dan Kekurangan Menggunakan Pingback WordPress

Berikut adalah keuntungan dan kerugian mengaktifkan fitur pingback WordPress.

Keuntungan Menggunakan Pingback

Berikut adalah 4 keuntungan menggunakan pingback:

  1. Meningkatkan backlinks ke website Anda. Hal tersebut akan menggiring traffic ke website Anda sekaligus meningkatkan kualitas SEO Anda.
  2. Meningkatkan citra dan popularitas konten. Dengan di-mention-nya konten Anda di website lain, citra dan popularitas konten dan website Anda akan meningkat.
  3. Membuka relasi baru. Dipingback-nya konten Anda membuka relasi dan koneksi baru dengan pihak lain, dalam hal ini yang menyertakan link konten Anda. Akibatnya, Anda bisa berkolaborasi dan membuka peluang kerjasama (saling sharing) yang menguntungkan.
  4. Meningkatkan nilai jual konten dan pengalaman pengunjung. Para pengunjung konten Anda tentu senang jika konten Anda dilengkapi dengan tautan yang memberikankonten serupa atau konten yang berkaitan.

Kekurangan Menggunakan Pingback
Berikut adalah satu kekurangan menggunakan pingback:

  1. Fitur pingback sangat berpotensi dimanfaatkan oleh para spammers. Konten yang dipingback bukan tidak mungkin berisi spam atau konten yang tidak bermanfaat. Selain menimbulkan risiko keamanan website wordPress, Anda pun harus melakukan pengecekan manual satu per satu untuk mengidentifikasi apakah notifikasi berisi spam atau bukan. Alhasil, Anda bisa membuang waktu Anda dan kerepotan menghadapinya.
  2. Fitur pingback dan trackback ternyata tidak selalu baik. Makin hari, para spammers yang memanfaatkan kedua fitur tersebut semakin banyak. Sejak dimanfaatkan para spammers untuk mengirimkan spam melalui pingback, fitur ini memang menjadi kontroversial. Selalu ada opsi untuk menon-aktifkannya dan memanfaat cara lain untuk meningkatkan traffic dan meningkatkan kualitas konten dan SEO Anda.
Recent Posts

Leave a Comment

WhatsApp chat