In Wordpress

Bagi para pengguna CMS WordPress (wordpress.org) tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan penggunaan plugin. Mulai dari plugin galeri, keamanan website dan masih banyak lagi. Namun tidak jarang plugin yang tersedia tidak sesuai dengan kebutuhan website yang kita buat. Jadi apa yang harus kita ketahui terlebih dahulu jika ingin membuat wordpress plugin sendiri:
1. Apa itu WordPress
2. Plugins WordPress
3. Bahasa pemograman PHP & javascript

1. WordPress
WordPress adalah sebuah aplikasi sumber terbuka (open source) yang sangat populer digunakan sebagai mesin blog (blog engine). WordPress dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data (database) MySQL. PHP dan MySQL, keduanya merupakan perangkat lunak sumber terbuka (open source software).



2. Plugins WordPress
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya di artikel Pengertian WordPress Plugins, Plugin adalah sebuah program atau paket dari sebuah fungsi/functions atau lebih yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP, untuk menambah fitur khusus ke dalam Platform WordPress yang terintegrasi menggunakan Access Point dan Metode yang disediakan WordPress Plugin Application Program Interface (API).

3. Membuat WordPress Plugin
Kenapa harus membuat plugin? tidak semua fitur yang kita inginkan tersedia secara default pada CMS WordPress. Solusinya adalah mencari plugin yang kita inginkan pada (Plugins >> Add New). Bagaimana Jika membuatnya dari awal, sesuai dengan apa yang kita inginkan. Pada kesempatan ini saya ingin membagikan tutorial untuk membuat plugin wordpress untuk mematikan fungsi klik kanan pada browser.

Kita ketahui bahwa ketika kita melakukan klik kanan pada sebuah halaman website disana kita dapat melakukan copy, paste, print, save as, view page source, inspect element, dan sebagainya. Hal ini bertujuan agar konten yang ada pada blog atau website Anda tidak dapat di copy.

ok, Langsung saja, apa yang harus kita persiapkan?
1. Text Editor
2. Akses FTP ke akun hosting Anda / akses ke folder “htdocs” Localhost (Jika menggunakan localhost)
3. Tentunya wordpress yang terinstall

Untuk menyelesaikan langkah-langkah di tutorial membuat plugin WordPress ini, Anda membutuhkan text editor, seperti Notepad++ atau Adobe Dreaweaver. Contoh pada kali ini saya akan membuatnya langsung pada hosting

1. Login ke cpanel
2. Klik File Manager kemudian menuju folder Public_HTML >> wp-content >> Plugins dan buat sebuah folder dengan nama “anti-klik-kanan”

3. Di dalam folder tersebut dengan ektensi .php dengan nama file anti-klik-kanan.php kemudian tulis deskripsi plugin anda dengan format PHP sebagai berikut.

<?php
/*
Plugin Name: Anti Klik Kanan
Plugin URI: https://www.nawadwipa.co.id/
Description: Anti Klik Kanan adalah plugin sederhana untuk tidak mengizinkan fungsi klik kanan. Melindungi konten Anda dengan menonaktifkan perintah mouse dan keyboard.
Version: 1.0
Author: Nawadwipa
Author URI: https://www.nawadwipa.co.id/
License: GPLv2 or later
*/

4. Code tersebut merupakan standar informasi plugin yang detailnya bisa kita ganti sesuka hati. Namun pastikan item-itemnya tidak salah, karena code inilah yang akan memberitahukan kepada WordPress bahwa ada plugin yang bernama “Anti Klik Kanan” sehingga WordPress dapat menampilkan plugin tersebut ke dalam tabel manajemen plugin di wp-admin/dashboard. Tanpa informasi tersebut plugin yang kita buat tidak akan nampak pada tabel manajemen plugin.

5. Selanjutnya adalah membuat fungsi yang akan kita sisipkan code javascript untuk mematikan klik kanan pada browser, tambahkan baris code dibawah setelah code informasi plugins

function antiklik_kanan() {
$nawa_output="<script language=JavaScript>
var message='';
function clickIE() {if (document.all) {(message);return false;}}
function clickNS(e) {if
(document.layers||(document.getElementById&&!document.all)) {
if (e.which==2||e.which==3) {(message);return false;}}}
if (document.layers)
{document.captureEvents(Event.MOUSEDOWN);document.onmousedown=clickNS;}
else{document.onmouseup=clickNS;document.oncontextmenu=clickIE;}
document.oncontextmenu=new Function('return false')
</script>";
echo $nawa_output;
}

 

6. Menambahkan action hook, apa itu action hook? Ketika Anda membuat halaman apa pun di CMS WordPress, seperangkat fungsi PHP (yang diberi nama actions) diaktifkan di beberapa titik, dan melekat pada action hooks. Dengan menggunakan action hooks yang diberikan oleh WordPress, Anda dapat menambahkan fungsi Anda sendiri ke daftar actions yang berfungsi pada saat action hook dijalankan, dan Anda juga dapat menghapus fungsi yang sudah ada sebelumnya dari action hook mana pun. Action hook memberi perintah ketika action dijalankan. Sebelum menutup tag di halaman mana pun, action hook wp_head() diaktifkan, dan action yang terhubung ke wp_head() dijalankan.

Action hook bersifat kontekstual – beberapa diaktifkan di tiap halaman website Anda, sedangkan yang lain hanya diaktifkan ketika melihat Control Panel Admin, dan seterusnya. Daftar penuh dari action hook dan konteks di mana action hook diaktifkan dapat ditemukan di halaman WordPress Plugin API/Action Reference.

Jadi tambahkan sebaris Code berikut sebelum fungsi antiklik_kanan

add_action('wp_head','antiklik_kanan');

7. Aktifkan plugin Anti Klik Kanan, dan lihat hasilnya di halaman depan/frontpage, apakah bisa klik kanan? tentu tidak. Jika menginginkan Plugin Anti Klik Kanan ini bisa dicari di menu Plugins >> Add New kemudian cari “BMT – No Right Click” atau bisa langsung download di https://wordpress.org/plugins/bmt-no-right-click/



Masih banyak fitur plugin ini yang bisa dikembangkan, ditunggu part berikutnya. Salam Olahraga!!

Recommended Posts

Leave a Comment

WhatsApp chat