Apa Itu SQL? Pengertian, Jenis Beserta Fungsinya

Apa Itu SQL? Pengertian, Jenis Beserta Fungsinya


Admin - 25 January 2023

Apa Itu SQL? Pengertian, Jenis Beserta Fungsinya. Keberadaan SQL sebagai bahasa yang biasa digunakan dalam hal pengaksesan data, sangat membantu dalam pengelolaan data secara digital dan memberikan kemudahan pengguna dalam mengakses data tersebut. Kamu mungkin pernah membangun suatu aplikasi web maupun desktop, seperti yang kamu ketahui bahwa aplikasi yang kamu bangun terkadang membutuhkan suatu database server untuk menampung segala macam bentuk informasi atau data. Misalkan data yang diperlukan oleh aplikasi seperti data pengguna meliputi username, email, password, foto, tanggal lahir, jenis kelamin dan lain sebagainya. Dalam hal ini, SQL bertugas sebagai sistem manajemen database yang akan mengelola data-data pada aplikasi tersebut.

Pengertian SQL

SQL atau Standard Query Language adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam mengakses, mengubah, dan memanipulasi data yang berbasis relasional.

Kamu jangan salah paham mengenai SQL sebagai software database management system. Karena SQL bukanlah alat dalam menyimpan suatu data melainkan alat untuk mengelola data pada suatu aplikasi. Dengan kata lain SQL adalah bahasa yang menghubungkan antara aplikasi dengan DBMS, dengan menggunakan SQL kamu bisa mengakses data tersebut melalui aplikasi yang sedang kamu bangun.

SQL diketahui mengikuti standar American Nasional Standar Insitute atau ANSI yang digunakan dalam manajemen database relasional. Menggunakan SQL Anda dapat mengakses database, menghapus data di dalam database, mengubah data database, dan menjalankan query seperlu mengambil data database. Dewasa ini pun sebagian besar server database yang tersedia support SQL guna menjalankan manajemen datanya.

Hingga saat ini banyak server dalam sebuah database maupun software mampu mengartikan bahasa SQL. Maka dari itulah, SQL merupakan bahan pembicaraan dan sebuah materi yang sangat penting bagi kamu yang bergelut dalam dunia IT maupun hal-hal yang bersinggungan dengan database relasional.

Sejarah Kemunculan SQL

Bila kita berbicara mengenai sejarah munculnya dan pengertian SQL dapat mengacu pada artikel dari Jhonny Oracle yang merupakan salah seorang peneliti di IBM. Artikel tersebut membahas mengenai ide pembuatan sebuah basis data relasional yang muncul di tahun 1970, tepatnya pada bulan Juni.

Pada artikel tersebut juga dibahas mengenai kemungkinan di masa mendatang untuk menciptakan sebuah bahasa data yang standar. Oleh karena itulah kemudian muncul istilah SEQUEL yang mengacu pada singkatan dari Structured English Query Language.

Selang beberapa waktu, IBM lantas mencanangkan proyek basis data relasional SEQUEL dan karena namanya cukup sulit dieja maka disingkat menjadi SQL. Setelah proses standardisasi selesari tahun 1986, lalu SQL mengalami perbaikan tahun 1989.

Tahun 1992 muncul versi SQL92 dan di tahun 1999 dengan berbagai pembaharuan muncullah SQL99. Namun, dalam dunia IT SQL yang sering digunakan mereferensikan pada SQL92.

Jenis-Jenis Perintah SQL

Ada beberapa jenis perintah yang digunakan dalam penggunaan SQL. Dimana jenis perintah dibutuhkan seperlu mengakses dan memanajemen data dalam databse. Jenis perintah SQL yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. DDL (Data Definition Language)

DDL merupakan sub perintah bahasa SQL yang dimanfaatkan guna membangun kerangka database. Seperti halnya tabel dan database. Ada 3 perintah penting di dalam DDL, diantaranya create, alter, dan drop.

Create merupakan suatu perintah untuk membuat beberapa kebutuhan. Seperti database anyar, kolom anyar, view anyar, dan tabel anyar. Alter merupakan perintah yang berfungsi mengubah struktural tabel yang sudah dibuat. Melibuti pengubahan nama tabel, penambahan kolom, pengubahan kolom, penghapusan kolom, dan menambah atribut kolom. Sedangkan drop merupakan perintah untuk menghapus database ataupun tabel.

2. DML (Data Manipulation Language)

DML merupakan sub perintah bahasa SQL yang dimanfaatkan dalam manipulasi data database yang sudah dibuat. Ada 4 perintah penting di dalam DML. Keempat perintah yang dimaksud yaitu insert, select, update, dan delete.

Empat perintah penting DML memiliki fungsi berbeda. Dimana insert merupakan perintah yang bisa digunakan untuk memasukkan data baru dalam tabel. Perintah ini dapat dijalankan saat database dan tabel telah selesai dibuat. Select merupakan perintah untuk mengambil lalu menampilkan data dari tabel atau sejumlah table memanfaatkan relasi. Update adalah perintah untuk memperbarui data dalam tabel. Sementara delete adalah perintah untuk mengahpus data dari tabel.

3. DCL (Data Control Language)

DCL merupakan sub bahasa SQL dengan fungsi pengontrolan data dan server database. Misalnya manipulasi user dan priviledges. Terdapat 2 perintah penting dalam DCL yakni grant dan revoke.

Grant merupakan perintah untuk memberi hak akses dari admin ke pengguna atau user. Adapun hak akses yang dimaksud bisa hak untuk membuat, mengambil data, mengubah data, hingga menghapus data. Selain itu ada hak khusus lainnya yang diberikan berkaitan dengan sistem database. Sedangkan revoke merupakan perintah untuk mencabut hak akses yang sabelumnya diberikan kepada pengguna. Jadi bisa dibilang revoke memiliki fungsi berkebalikan dengan grant.

4. Transaction Control Language (TCL)

Jenis perintah SQL berikutnya yang tak kalah penting adalah transaction control language (TCL). Perintah TCL biasanya digunakan untuk pengontrolan proses transaksi data yang sangat sensitif. Yang termasuk ke dalam perintah TCL seperti COMMIT, ROLLBACK dan SET TRANSACTION.

Perintah COMMIT bisa kamu gunakan saat mengakhiri transaksi data dengan menerapkan perubahan yang telah dilakukan secara permanen.

Perintah ROLLBACK bisa kamu gunakan dalam membatalkan perubahan yang sudah dilaksanakan. Kamu juga bisa membatalkan transaksi pada bagian tertentu dengan menetapkan SAVE POINT.

Fungsi SQL

Sudah tahu kan apa itu SQL? Keberadaan SQL dalam mengelola sebuah database memberikan fungsi tersendiri. Bagi seorang admin, adanya SQL dapat memungkinkan kamu untuk mengakses maupun mengubah database.

Kamu pun bisa menjalankan sebuah query maupun mengambil data yang dibutuhkan. Termasuk pula memperbarui atau menyisipkan data dalam database.

SQL juga bisa digunakan untuk menghapus sebuah data pada database. Fungsi lainnya SQL adalah untuk membuat sebuah prosedur baru dan ini akan tersimpan dalam sebuah database. Selain itu juga bisa mengatur hak akses dalam tabel, prosedur, maupun hal-hal penting lainnya. Jadi, bisa disimpulkan bahwa pengertian SQL adalah sebagai sebuah bahasa khusus yang digunakan ketika membuat maupun mengolah database dalam sebuah website.



Artikel Terkait